Macam-macam Penyakit Telinga Pada Usia Muda dan Tua

July 06, 2018

Penyakit Telinga Yang Kerap Terjadi Di Masa Tua

Telinga adalah salah satu panca indra tubuh insan di samping dari kulit,lidah,mata dan pun hidung. Salah satu dari organ tubuh insan ini bermanfaat sebagai perangkat pendengaran serta penjanga keseimbangan. Dan oleh sebaba itu,telionga mempunyai reseptor eksklusif yang bermanfaat untuk mengenali getaran suara. Namun telinga melulu mempunyai batasan frekuensi guna didengar yakni 20 Hz-20.000 Hz.

 Macam-macam Penyakit Telinga Pada Usia Muda dan Tua - Penyakit Telinga Yang Kerap Terjadi Di Masa Tua - Gangguan Pendengaran Penyebab dan Caranya - 14 Jenis Penyakit Yang Menyerang Telinga - Penyakit Pada Telinga dan Cara Mengatasinya - Kelainan Pada Telinga dan Penjelasannya

Berdasarkan luasnya,telinga dibagi menjadi tiga unsur yaitu:

A. Telinga unsur luar,mencakup daun telinga (aurikula, drainase telinga luar (analis auditors esternal), dan gendang telinga (membaran timpani).
B. Telinga unsur tengah, mencakup Maleus (martil), incus (landasan), stapes (sanggurdi).
C. Telinga unsur dalam,terdiri dari labirin tulang (labirin osea), labirin membrane.
Dan sebab telinga ialah salah organ vital,maka sangatlah penting untuk kita untuk mengayomi kesehaan telinga kita. Namun sayangnya,tidak sedikit yang tidak menyadari dan memperhatikan hal yang satu ini. 

Sehingga sekian banyak penyakitpun tidak jarang kali menjumpai perangkat vital yang satu ini, baik yang mempunyai sifat ringan sampai penyakit telinga yang lumayan serius. Penyakit yang menyerang telinga lazimnya menyulitkan kita guna mendengar dan pun memicu rasa pusing dan rasa sakit pada kepala. Hal itu mengingat sesungguhnya telinga tidak saja menyediakan keterampilan untuk mendengar melainkan pun untuk membantu ekuilibrium tubuh dalam bergerak.
Maka dari itu,terdapat baiknya andai sejak dini anda mewaspadai sekian banyak macam penyakit pada telinga. Namun, apa saja penyakit yang menyerang telinga? dan inilah uraiannya.

1. Othematoma
Penyakit pada telinga yang satu ini tidak jarang di sebut pun dengan penyakit bunga kol. Penyebabnya sendiri ialah kelainan genetis. Sejak lahir, penderita penyakit ini tidak mempunyai aurikel dank anal auditori,yang mana adalah penyakit yang di tandai dengan adanya gangguan tulang rawan pada daun telinga,yang seringkali di sertai dengan pendarahan. Pendarahan ini akan paling berbahaya bilamana tidak ditangani secara serius. Kondisi ini pula pada umumnya mengakibatkan adanya evolusi pada format telinga sebab munculnya jaringan berlebih pada daun telinga.

2. Neuroma akustikus
Adalah penyakit tumor yang mampu menyerang saraf pada penghubung telinga dengan otak. Kondisi ini mempunyai gejala mula berupa gangguan saraf pendengaran,telinga berdengung dan hilangnya keseimbangan.

3. Meniere
Adalah penyakit pada telinga unsur dalam,dampak kantung endolimfatikus merasakan pembengkakan dampak penumpukan cairan di dalam telinga. Gejala mula yang mesti di waspadai dari situasi ini ialah telinga berdengung,serta pendengaran asing. Penyakit ini ada lazimnya tidak menyerang satu telinga akan namun kedua telinga.

4. Perindokritis
Sama laksana halnya penyakit othematoma, penyakit ini juga di sebabkan dampak kelainan genetis. Namun situasi ini di sebabkan dampak adanya infeksi. Infeksi pada penyakit ini seringkali di sebabkan oleh bisul yang pecah di dalam telinga,luka maupun dampak gigitan serangga. Gejala mula dari situasi ini biasanya ialah keluarnya nanah dan pun pendarahan pada telinga. Dan celakanya lagi,kontimasi bakteri pada nanah itu dapat membantu pembuluh darah mengarah ke tulang rawan dan mengakibatkan tulang rawan menjadi rusak.

5. Infeksi telinga
Merupakan salah satu situasi yang umum terjadi. Infeksi ini bisa di sebabkan oleh virus maupun bakteri yang masuk ke telinga manusia. Infeksi ini bisa menyerang ke masing-masing bagian telinga.

6. Otitis Externa (infeksi telinga luar)
Kondisi ini lazimnya di sebabkan dampak kebersihan yang buruk laksana mengorek telinga secara berlebihan ataupun tidak mempedulikan kotoran telinga menumpuk. Gejala yang umum terjadi ialah sakit pada telinga,sakit ketika membuka mulut serta gangguan pendengaran bilamana terjadi pembengkakan pada liang telinga.

7. Otitis media (Infeksi telinga tengah)
Penyakit yang satu ini di sebabakan dampak adanya peradangan pada telinga unsur tengah, dampak terjadinya infeksi dampak virus maupun bakteri yang menyebar atau melalui saluran eutachius. Biasanya situasi ini di sebut pun dengan sakit congek.

8. Tinnitus
Adalah situasi dimana munculnya bunyi laksana desiran, dengungan maupun suara lainnya di dalam telinga. Kondisi ini tidak jarang sekali dirasakan oleh penderita yang telah terbiasa berada di lokasi bising. Sebenarnya situasi ini tidak begitu mengganggu, namun bilamana di biarkan begitu saja maka dapat memunculkan penyakit yang cukup riskan seperti halnya tumor telinga. Meski demikian,resiko timbulnya tumor tersebut paling jarang pada penderita tinnitus.

9. Kanker telinga luar
Kanker ini pada lazimnya menyerang jaringan kulit dan terjadi di ambang bagian atas telinga unsur lar,yang di tandai dengan adanya luka koreng yang tidak tertata dan pengerasan kulit. Koreng-koreng itu terjadi sekitar bertahun-tahun yang di sertai maupun tidak dengan adanya pembengkakan maupun benjolan di leher. Kanker ini pada lazimnya di sebabkan dampak paparan sinar matahari secara langsung dalam kurun masa-masa yang lumayan lama.

10. Kanker di liang telinga
Di samping kanker telinga luar, penyakit kanker pada telinga pun bisa terjadi pada unsur liang telinga. Meski penyebabnya belum di ketahui secara pasti,namun seringkali kondisi ini di kaitkan dengan sejarah kanker telinga luar. Adapun tanda maunpun fenomena dari situasi ini ialah adanya cairan pada liang telinga,gangguan pendengaran,sakit telinga dan pun terkadang mengakibatkan kelumpuhan pada wajah.

11. Kanker telinga tengah
Kondisi yang satu ini juga penyebabanya belum di ketahui secara pasti. Namun kanker telinga tengah ini tidak jarang kali di kaitkan dengan riwayat keluarnya cairan telinga dalam masa-masa yang lumayan lama. Adanya situasi ini tidak jarang kali di tandai dengan munculnya fenomena seperti keluarnya cairan telinga dalam masa-masa yang lama,cairan di tandai dengan adanya darah,gangguan pendengaran dan kelumpuhan wajah.

12. Otosklerosis
Adalah situasi dimana terjadinya penumpukan spons pada telinga tengah yang meminimalisir perhantaran suara pada telinga. Kondisi ini pada lazimnya menghasilkan gangguan pendengaran yang disebabkan oleh masalah di unsur luar atau tengah atau pendengaran telinga kondukif. Belum di ketahui penyebabab tentu dari situasi ini,namun sejumlah penelitian mengindikasikan baha adanya hubungan antara otosklerosis dengan dan berubahan hormonal yang bersangkutan dengan kehamilan dan virus.

13. Tuli konduksi
Adalah sebuah situasi dimana telinga tidak bisa mendengar sebab adanya gangguan penghantaran gerataran suara. Kondisi ini secara umum bisa di sebabkan oleh penyumbatan serumen,penebalan atau pecahnya membran timpani,pengapuran tulang pendengaran,adanya kekauan hubungan stape pada tingkat oval,tuli sebab saraf auditoria (Tuli saraf).

14. Herpes zoster otitis
Penyakit yang satu ini di sebabkan oleh virus varicella zoster yang mana pun menjadi penyebabab cacar air pada telinga. Herpes zoster otitis terjadi sebab infeksi viral yang menyebar ke saraf wajah dan telinga unsur dalam. Kondisi ini pada lazimnya di sertai dengan rasa sakit pada telinga, kemerahan di wilayah telinga dan wajah yang terkadang mengakibatkan mati rasa. Penderita barangkali mendengar suara abnormal atau merasakan gangguan pendengaran,vertigo dan sakit kepala.

Nah itulah jenis-jenis penyakit pada telinga insan yang perlu kamu waspadai semenjak dini. Semoga setelah memperhatikan informasi ini kamu bisa lebih menyadarkan kita,alangkah pentingnya menjaga kesucian dan kesehatan telinga kita masing-masing saat. Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Berkomentarlah Dengan Baik Dan Bijak Dalam Berkata. !!! EmoticonEmoticon