Pengertian Makanan Sehat Dan Bergizi

July 07, 2018

Pengertian Makanan Sehat Nan Bergizi

Tubuh mendapat zat gizi dalam format makanan baik yang berasal dari tumbuh-tumbuhan maupun dari hewan. Kebutuhan tubuh bakal zat gizi tidak dapat diisi hanya dengan satu atau dua macam bahan makanan saja, sebab pada lazimnya tidak terdapat satu bahan makananpun yang berisi zat gizi secara lengkap. Tiap-tiap bahan makanan berisi zat gizi yang berlainan,baik dalam jumlah maupun macamnya. Oleh sebab itu,guna memenuhi keperluan tubuh bakal zat gizi,anda harus makan sekian banyak macam bahan makanan masing-masing hari. Dalam urusan ini,variasi makanan paling memegang peranan penting.
semakin beraneka macam bahan makanan kian sehat pula tubuh kita. Di samping enam macam zat gizi tersebut,insan memerlukan pula oksigen (zat asam). Zat ini didapatkan pada masa-masa bernapas.

 Pengertian Makanan Sehat Dan Bergizi - Pengetian Makanan Seimbang - Fungsi Makanan Bergizi - Pengertian Makanan Pola Sehat Bergizi

Dilihat dari sudut ilmu gizi,makanan memiliki tiga kegunaan,antara lain.
a. hidrat arang atau karbohidrat,
b. lemak,
c. protein,
d. mineral dan garam-garam,
e. vitamin-vitamin, dan
f. air.

Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang

Membangun dan merawat tubuh Pertumbuhan insan terjadi semenjak dalam kandungan hingga dengan masa remaja terjadi pembentukan sel-sel baru secara besar-besaran, terlebih lagi pada umur di bawah lima tahun terjadi perkembangan yang sangat cepat. Pembentukan sel-sel baru tersebut dibutuhkan untuk membina bagian-bagian tubuh, misalnya: otot, tulang, darah, otak, dan organ-organ tubuh lainnya. Selain guna pertumbuhan, pembentukan sel-sel baru dibutuhkan pula guna mengubah bagian-bagian tubuh yang bobrok atau hilang.

Agar tubuh tetap sehat,tubuh mesti dipelihara. Misalnya,bila kehilangan darah dampak luka,kuku dan rambut yang aus, sel-sel tubuh yang rusak sebab sakit,butuh segera dibetulkan atau disembuhkan. Bagi perbaikan atau penyempurnaan tersebut, tubuh membutuhkan zat gizi,khususnya zat pembangun yang terdiri dari protein,mineral dan air. Di samping pada masa pertumbuhan,pembentukan sel-sel baru terjadi pula pada masa-masa berolahraga. Dalam urusan ini pembentukan sel-sel baru dibutuhkan untuk menyusun jaringan-jaringan otot.

Memberi tenaga untuk tubuh Manusia hidup mesti bisa bergerak. Gerakan bisa berupa gerakan yang nyata laksana berjalan mengusung benda,makan,minum dan lainnya. Disamping gerakan sadar, terdapat pula gerakan-gerakan yang tidak nyata,akan namun harus dilaksanakan secara terus-menerus,walaupun dalam suasana tidak sadar, contohnya pada masa-masa tidur. Gerakan-gerakan tidak sadar, antara beda " gerakan jantung untuk menyalurkan darah ke semua tubuh",gerakan paru-paru guna bernapas dan gerakan usus untuk memahami makanan.

Bagi gerakan-gerakan tersebut dibutuhkan tenaga atau panas,baik guna gerakan sadar maupun tidak sadar. Manusia yang normal membutuhkan panas untuk menata suhu tubuh. Suhu tubuh lebih tidak cukup 36°. Apabila suhu disekitar menjadi lebih rendah, maka tubuh mesti dapat menciptakan panas guna menggantikan panas tubuh yang hilang karena dicungkil ke sekeliling kita. Panas atau tenaga yang dibutuhkan oleh tubuh bisa dihitung dan ditetapkan dalam satuan kalori.

Mengatur proses faali tubuh Agar tubuh dapat bermanfaat dengan baik,sekian banyak fungsi faali dalam tubuh mesti ditata dan dikoordinasikan. Misalnya,proses penataan suhu tubuh supaya tetap normal,proses pembekuan darah bila terjadi pendarahan,mengatur ekuilibrium asam dan basa dalam tubuh,pembentukan zat pelindung guna mengawal tubuh dari serangan penyakit atau zat yang membahayakan. Zat gizi yang dibutuhkan untuk menata proses-proses faali itu disebut zat pelindung, yakni protein,mineral,vitamin dan air.

Pengaruh Gizi terhadap Kesehatan

Manusia sehat mempunyai tubuh yang dapat bermanfaat dengan baik dan dalam jaringan-jaringan tubuhnya tersimpan cadangan zat gizi yang lumayan untuk menjaga kesehatannya. Sebaiknya,bila konsumsi zat gizi berlebihan maka keunggulan tersebut bakal ditimbun dalam jaringan-jaringan tubuh dalam batas-batas tertentu. Apabila jaringan-jaringan tubuh sudah terlalu bosan akan zat gizi,maka keunggulan zat gizi itu tidak bisa lagi ditampung dan bakal mengganggu proses dalam tubuh. Kekurangan maupun keunggulan zat gizi dapat mengakibatkan kelainan-kelainan. Keadaan semacam ini dinamakan gizi salah,baik berupa gizi tidak cukup maupun gizi lebih. Sedangkan gizi baik terletak salah satu keduanya.

Pengaruh Gizi Tehadap Daya Kerja 

Manusia sehat mempunyai tubuh yang dapat bermanfaat dengan baik dan dalam jaringan-jaringan tubuhnya cadangan zat gizi yang lumayan untuk menjaga kesehatannya. Cadangan zat gizi bakal dipergunakan bilamana kebutuhan tubuh bakal zat gizi keseharian tidak terpenuhi. Sebaliknya,apa bila mengkonsumsi kadar zat gizi berlebihan,maka keunggulan tersebut bakal ditimbun dalam jaringan-jaringan tubuh dalam batas-batas tertentu. Apabila jaringan-jaringan tubuh sudah terlalu bosan akan zat gizi itu tidak bisa lagi ditampung dan bakal mengganggu proses-proses dalam tubuh. Dengan demikian jelaslah bahwa kelemahan maupun keunggulan zat gizi bakal dapat mengakibatkan kelainan. Keadaan semacam ini dinamakan gizi salah,baik berupa gizi tidak cukup maupun gizi lebih. 

Sedangkan gizi baik terletak diantara keduanya. Perubahan suasana gizi orang sehat sampai ia merasa dirinya sakit,memakan masa-masa yang lama sekali. Sebelum proses perubahan,tubuh telah membudayakan diri dengan fungsi-fungsi tubuh yang tidak cukup sempurna sehingga seringkali orang terbius bahwa ia sebetulnya dalam suasana gizi kurang. Tingkat kesehatan semacam ini yang dinamakan tidak sakit namun tidak sehat. Keadaan semacam ini tidak sedikit ada di Indonesia. Meskipun pada etape ini orang tidak merasa bahwa dirinya sakit,bakal tetapi urusan tersebut mempunyai pengaruh terhadap keterampilan atau daya kerja seseorang,antara beda orang menjadi tidak cukup bergairah,cepat lelah,mengantuk dan tidak jarang sakit.

Pengaruh gizi terhadap daya tahan

Kelainan gizi yang berat sering berdampak timbulnya sebuah penyakit infeksi. Sebaliknya penyakit infeksi akan gampang menyerang bilamana dalam suasana gizi kurang. Demikianlah bakal terjadi sebab dampak yang timbal balik antara gizi tidak cukup dan penyakit infeksi. Pada masa-masa sakit tubuh membutuhkan zat gizi dalam jumlah yang lebih tidak sedikit daripada biasanya. Sedangkan pada umumnya masa-masa sakit kita tidak cukup mempunyai nafsu makan. Bagi memenuhi keperluan zat gizi yang bertambah ini,maka cadangan zat gizi dalam tubuh bakal dipakai.

Apabila suasana ini dilangsungkan terus-menerus, cadangan zat gizi dalam jaringan-jaringan akan berakhir terpakai,lebih-lebih bila timbunan cadangan melulu terbatas,sementara yang didapatkan dari makanan paling sedikit. Keadaan dinamakan gizi tidak cukup pembentukan zat anti atau zat pelindung terhadap penyakit pun kurang sampai-sampai tubuh gampang terserang penyakit.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Berkomentarlah Dengan Baik Dan Bijak Dalam Berkata. !!! EmoticonEmoticon