Berikut Ini Reproduksi Pada Manusia Terjadi Secara Berhubungan

August 29, 2018

Peristiwa Gametogenesis dan Pertumbuhan Embrio.



A.Peristiwa Gametogenesis
Pada hewan,tidak ada generasi haploid dan diploid secara bergantian.Pembuahan didahuui oleh proses meiosis,sedangkan hasil meiosis ialah gamet.Untuk melakukan faedah secara efektif,gamet mesti motil (hingga bisa bertemu dan bersatu) dan disediakan makanan guna energi dan bahan untuk pertumbuhan embrio.Kedua kriteria ini tidak bisa disatukan.Penyelesaiannya ialah satu gamet,sperma yang mempunyai sifat motil dan kecil dan gamet lainnya,telur yang sarat dengan persediaan makanan.

Gamet jantan (sperma) disusun di dalam testis,sementara gamet betina disusun dalam ovarium.Pembentukan gamet jantan dinamakan spermatogenesis,sedangkan pembentukan gamet betina dinamakan oogenesis.Spermatogenesis terjadi sesudah seorang laki laki merasakan puberitas.Spermatogenesis lantas akan terjadi secara tertata dan terus menerus seumur hidup laki laki.Sel sel sperma sebenarnya melulu berupa inti yang berflagellum.Sperma didapatkan dalam testis.Dalam testis,spermatogenesis terjadi di tubulus seminiferus.

Pada suatu dinding tubulus seminiferus ialah sudah tersedia terhadap calon sperma (spermatogonia).Setiap spermatogonia mengerjakan pembelahan motosis menyusun terhadap spermatosit primer.yang dimana Spermatosit primer mengerjakan dalam pembelahan miosis kesatu menyusun 2 spermatosit sekunder.Tiap spermatosit sekunder mengerjakan pembelahan miosis kedua menghasilkan 2 spermatid yang mempunyai sifat haploid.Keempat spermatid ini berkembang menjadi sperma matang.Sperma yang matang akan mengarah keepididimis.

Oogenesis terjadi di ovarium.Di ovarium sudah mengandung calon calon sel telur yang terbentuk semenjak bayi lahir.Memasuki usi puberitas,sejumlah folikel menjangkau pematangan pada masing-masing daur ovarium.Oosit primer mengerjakan pembelahan meiosis menghasilkan oosit sekunder dan badan polar kesatu.

Oosit sekunder dikelilingi oleh folikel.

Oosit yang terus berkembang lama kelamaan akan diceraikan dari folikel folikel disekelilingnya oleh zona pelusida.Dengan pengaruh LH dan FSH maka terjadilah ovulasi (pelepasan sel telur).Jika pada ketika ovulasi terjadi pembuahan,maka oosit sekunder akan pulang menjadi ootid (haploid) dan badan polar kedua.Ootid berdiferensiasi menjadi ovum.Berbeda dengan laki laki,wanita melulu mengasilkan 1 sel telur saja sekitar satu siklus.Ovulasi pada perempuan bethubungan dengan suasana hormon.

Seorang remaja wanita yang sudah mendapatkan menstruasi mengindikasikan bahwa dia telah dapat menghasilkan sel telur.Dengan kata beda dia sudah siap bereproduksi dan mencetuskan bayi.Namun demikian,remaja belum memiliki kesiapan fisik,mental dan sosial-ekonomi guna mendapatkan kehamilan.Oleh sebab itu,kamu mesti berhati-hati dalam bergaul,jangan pernah terjerumus dalam pergaulan seks bebas dan seks pranikah!.

B. Fertilisasi

Fertilisasi ialah proses penggabungan seprma dan ovum.

Proses fertilisasi mulai bila sperma benar benar melekat pada telur.Setelah ejakulasi ke dalam drainase reproduksi wanita,sperma menginjak uterus dan terjadi kontraksi pada dinding uterin yang akan menolong sperma menekati ovum.Setelah berhasil,sperma mesti melalui lapaisan ovum yaitu korona radiata dan zona pellusida yang mengelilingi ovum.Sperma mencungkil enzim pencerna yang menciptakan lubang pada lapisan protein pelengkap dan pada sejumlah spacies pada sel sel folikel saja.Membran akrosom sperma akan bobrok dan menjebol zona pelusida Dan menciptakan terrbentuknya lapisan pelindung untuk menangkal sperma yang beda masuk ke dalam sel telur.Masuknya sperma dibuntuti oleh evolusi cepat dan dramatik di dalam telur tersebut sendiri.

Unsur sitoplasmanya dibentuk kembali dengan cepat.Peristiwa terakhir dari fertilisasi merupakan ketika kepala sperma membesar menyusun sebuah “pronukleus” dan bergerak ke “pronukleus” yang serupa telur tadi.Kedua pronukleus bersatu menyusun sebuah inti zigot diploid,maka fertilisasi selesai. Dalam masa-masa yang singkat pembelahan mitosis yang kesatu dari sel bakal terjadi dan perkembangan benih akan dimulai.

C. Perkembangan embrio
Perkembangan embrio dibuka pada ketika telur yang sudah dibuahi masih terdapat di dalam tuba fallopi.Setelah pembuahan atau fertilisasi,zigot merasakan pembelahan sel mitosis untuk menyusun bola padat yang dinamakan morula.Setelah menyusun morula,dalam suasana normal,pada ketika endometrium rahim siap,morula yang turun keuterus berdiferensiasi menjadi blastokista (selapis sel yang berongga) yang dapat melakukan implantasi.Dengan implantasi yang sukses maka terjadilah kehamilan.

Setelah menjadi blastula,stadium selanjutnya ialah stadium grastula.Yakni pembelahan sel dengan cepat dan sejumlah migrasi sel dari satu lokasi ke lokasi lain dalam benih yang sedang berkembang.Pada stadium ini bintik embrio mengalami perkembangan sel yang berbeda lain dan membagi diri menjadi sejumlah lapisan sel yang berbeda.Setelah periode embrionik ini membran telah benih terbentuk. 

Selanjutnya, terbentuk dua unsur utama sel dan jaringan. Yakni:
1.Embrio yang sebenarnya, yang akhirnya bakal menjadi bayi,
2.Membran tambahan embrio yang bakal memainkan sebanyak peranan vital dalam proses tersebut,tapi akan dilemparkan pada masa-masa kelahirannya.
Membran ini berada diluar benih dan bermanfaat melindungi dan memberi santap embrio.Membran tambahan embrio menyusun amnion,plasenta dan tali pusar.Amnion (membentuk ruang dan cairan guna melindungi benih dan menolong regulasi suhu tubuh embrio),korion (menyelubungi amnion dan kantong kuning telur) dan alantois (untuk respirasi,saluran makanan dan eksresi).Plasenta bermanfaat untuk lokasi berdifusinya oksigen,makanan,karbondioksida dan saldo metabolisme dengan darah ibu,menyuplai makanan dan menghasilkan sejumlah hormon kehamilan.

Selama dua bulan kesatu dalam kandungan,struktur bayi sedang dbentuk.Ini mencakup pembelahan sel,migrasi sel dan pertumbuhan sel sel menjadi tipe tipe yang ada pada organisme dewasa.Pada usia 4 minggu,jantung mulai berdenyut,5 minggu tunas tangan dan kaki tampak,8 minggu,anggota tubuh sudah terbentuk.16 minggu tubuh fetus dilapisi oleh rambut halus,organ genital luar tampak dan gerakan kadang terasa.25 minggu hingga 36 penyempurnaan format tubuh,kepala agak proporsional dan terdapan endapan lemak serta perkembangan kuku di ujung jari.

Pada ketika bersalin,hormon prostatglandin mengakibatkan berkontraksinya rahim dengan powerful dan terjadilah proses prasalin.Hasil kesatu dari pra bersalin ialah membukanya serviks.Dengan kontraski yang kuat mengakibatkan amnion pecah dan cairan manion keluar.Kemudian bayi dikeluarkan.Pada saat tersebut terjadilah peralihan sistem pernafasan dan sirkulasi yang tadinya melalui tali pusar menjadi terjadi dengan organ tubuhnya sendiri.Setelah melahirkan,ibu mulai menghasilkan air susu sesudah dua atau tiga hari.

Rangkuman

Gemetogenesis ialah proses pembentukan gamet dalam organ reproduksi.Gamet jantan disusun di dalam testis,sementara gamet betina disusun dalam ovarium.Pembentukan gamet jantan dinamakan spermatogenesis,sementara pembentukan gamet betina dinamakan oogenesis.

Setelah terjadi fertilisasi,terbentuklah zigot lantas terjadi pembelahan zigot di oviduk.Setelah zigot membelah,terbentuklah benih yang lantas melakukan implantasi kedinding rahim.Di dinding rahim,embrio melanjutkan perembangan dengan menyusun kantong dan plasenta dan tali pusar.Setelah berkembang sempurna sekitar 9 bulan bayi dilahirkan.

Setelah periode embrionik ini membran telah benih terbentuk.Selanjutnya,terbentuk dua unsur utama sel dan jaringan yakni benih yang sebenarnya,yang akhirnya bakal menjadi bayi dan membran tambahan embrio yang bakal memainkan sebanyak peranan vital dalam proses tersebut,tapi akan dilemparkan pada masa-masa kelahirannya.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Berkomentarlah Dengan Baik Dan Bijak Dalam Berkata. !!! EmoticonEmoticon